bahasikan.com

Klik Disini Untuk Order Via WhatApps

Budidaya Belut

Budidaya Belut – Belut merupakan salah satu ikan konsumsi terfavorit masyarakat Indonesia. Banyak yang mengira bahwa belut sama dengan sidat, padahal belut dan sidat tidaklah sama. Belut dan sidat beda genus dan spesis, cuma bentuk belut dan sidat memang hampir sama.

Sekarang ini mulai banyak para pembudidaya ikan belut. Ini dikarenakan permintaan belut di pasaran terus meningkat dan tidak sebanding dengan stok yang ada. Dulu belut hanya didapatkan dari para pemancing dan pengobor belut. Tetapi sekarang sudah banyak para pembudidaya belut.

Harga Bibit Belut

Harga Bibit Belut

Nah di artikel ini kami akan membahas bagimana cara budidaya belut dan cara merawat belut dengan baik dan benar. Sampai saat ini belut belum bisa dibudidayakan, para pembudidaya hanya bisa melakukan pembesaran belut. Ini karena belum ada penemuan tentang bagiamana cara membedakan belut jantan dan betina, serta untuk mengkawinkannya.

Cara budidaya belut tidaklah susah, tidak jauh beda dengan budidaya ikan pada umamnya. Hal yang harus diperhatikan adalah tentang pemberian pakan dan kebersihan kolam. Ada berbagai macam cara ternak belut. Berikut ini cara budidaya belut terbaik dan termudah.

Budidaya Belut Tanpa Lumpur

Budidaya Belut Tanpa Lumpur

Menyiapkan Kolam Budidaya Belut

Ada berbagai macam cara budidaya belut. Ada budidaya ikan belut dengan lumpur, budidaya belut tanpa lumpur, budidaya belut air bersih, budidaya belut dalam drum, dan budidaya belut dalam tong.

Sebenarnya tujuan dari perbedaan media budidaya belui ini sama, yaitu untuk mempercepat pembedaran dan proses pemanenan belut. Tetapi ada beberapa keunggulan dan kelemahand ari beberapa media budidaya ikan belut tersebut. Beikut ini budidaya belut di berbagai tempat.

1. Budidaya Belut Tanpa Lumpur

Sekarang ini banyak pembudidaya belut menggunakan cara budidaya belut tanpa lumpur. Mereka menilai budidaya belut tanpa lumpur lebih efektif dan belut lebih cepat tumbuh. Untuk menjaga agar belut tidak kepansan terkena sinar matahari, para pembudidaya memberikan daun pisang kering ataupun tali rafia yang dipotong dan diikan sehingga menjadi tempat persembunyaian belut.

Kolam budidaya belut tanpa lumpur hanya memerlukan ukuran 2 x 3 meter dengan kedalam air 50 cm. Untuk kerapatan bibit belut sendiri bisa anda ini 300 – 500 ekor per kolam. Yang harus diperhatikan untuk budidaya belut tanpa lumpur adalah pakan yang harus tercukupi dan kebersihan kolam.

Budidaya Belut Dalam Drum

Budidaya Belut Dalam Drum

2. Budidaya Belut Dalam Drum

Budidaya belut dalam drum merupakan pilihan terbaik jika anda tidak memiliki lahan luas untuk budidaya. Anda bisa menggunakan drum plastik dengan diameter 120 Liter, 150 Liter, 180 Liter, dan 200 Liter. Untuk cara budidaya belut dalam drum ukuran 200 Liter sangatlah mudah. Dalam satu drum anda bisa mengisi 100 – 300 bibit ikan belut.

Pemberian pakan budidaya belut dalam drum dengan cara menebar pelet pada permukaan air. Dan jangan lupa untuk menempatkan eceng gondok atau tumbuhan air lainnya sebagai tempat bersembunyi dan berlindung belut. Anda bisa memanen belut pada budidaya belut dalam drum setelah 3 bulan dari pendederan.

3. Cara Budidaya Belut Dengan Terpal

Tidak jauh beda dengan ternak ikan belut apada drum dan kolam tembok, budidaya belut dengan terpal juga bisa anda lakukan dengan menggunakan lumpur maupun tanpa lumpur. Untuk cara budidaya belut dengan terpal membutuhkan kolam terpal dengan ukuran 3 x 4 meter. Jika anda menggunakan lumpur, maka kedalaman lumpur bisa 20 cm.

Sedangkan untuk cara budidaya belut dengan terpal tanpa menggunakan lumpur, anda bisa menggunakan daun pisang kering dan rafia. Pemberian pakan belut pada kolam terpal hanya tinggal menebarkan pelet pada permukaan kolam.

Harga Belut

Harga Belut

Pemilihan Bibit Belut

Pemilihan bibit belut akan menentukan hasil panennya nanti. Jadi Anda harus memilih bibit belut berkualitas dan ungul. Berikut ini beberapa ketentuan dalam pemilihan bibit belut budidaya :

  • Pilihlah bibit yang tidak ada bekas luka dan kondisi belut yang lincah.
  • ┬áHindari bibit belut yang didapat secara alami, karena akan menimbulkan bekas luka seperti cara penangkapan dengan metode setrum, berburu di dalam lumpur sawah dan sungai.
  • Inilah mengapa Anda harus lebih teliti dalam memilih dan membeli bibit belut. Bibit yang sehat tentunya berpotensi untuk berkembang secara maksimal.
  • Ukuran bibit setidaknya harus merata atau sama besar. Tingkatan kanibalisme bisa diminimalisir dengan cara memilih ukuran bibit yang sama besar.
  • Selain adanya kanibalisme pemberian pakan tentunya juga tidak akan merata jika Anda mencampurkan bibit yang kecil dengan bibit yang besar di satu kolam yang sama

Penebaran Bibit Belut

Belut merupakan hewan yang bisa dibudidayakan dengan kepadatan tinggi. Kepadatan tebar untuk bibit belut berukuran panjang 10-12 cm berkisar 50-100 ekor/m2. Lakukan penebaran bibit pada pagi atau sore hari, agar belut tidak stres.

Bibit yang berasal dari tangkapan alam sebaiknya dikarantina terlebih dahulu selama 1-2 hari. Proses karantina dilakukan dengan meletakkan bibit dalam air bersih yang mengalir. Berikan pakan berupa kocokan telur selama proses karantina.

Pemberian Pakan Belut

Pemberian pakan yang terjaga dengan baik akan mendukung pertumbuhan bibit belut lebih optimal. Agar dapat tumbuh dengan cepat dan segera panen, maka pemberian pakan pada bibit belut akan lebih baik jika merupakan pakan segar seperti:

  • Pelet khusus belut
  • Belatung dan siput
  • Cacing tanah
  • Ikan cetol (biasanya di sawah dan parit)
  • Anak ikan yang masih berukuran kecil lainnya.

Dalam sehari sebaiknya diberikan pakan sekali saja diwaktu sore menjelang malam karena ini adalah waktu belut sering keluar mencari buruan seperti di alam liar. Pemberian pellet juga bisa dilakukan sebagai pakan tambahan agar dapat memicu pertumbuhan belut lebih cepat.

Namun jenis pakan tidak alami ini sebaiknya hanya sebagai selingan dan tidak diberikan setiap hari sesuai dengan takaran yang tepat yaitu maksimal 5% dari berat keseluruhan bibit belut yang dimasukkan.

Budidaya Belut Terpal

Budidaya Belut Terpal

Pengaturan Air Kolam Belut

Pastikan air kolam memiliki kadar oksigen yang terjaga, serta kadar pH air kolam diantara 6-9. Atur juga sirkulasi air kolam dengan baik, atur seperti genangan pada habitat aslinya yaitu genangan air sawah. Kemudian atur kedalam air kolam dengan ketinggian 20cm.

Jangan terlalu dalam memberi air pada kolam, hal ini akan berpengaruh pada postur tubuh belut. Aturlah sirkulasi air dengan seksama. Jangan terlalu deras (air seperti genangan sawah) yang penting terjadi sirkulasi air. Atur juga kedalaman air, hal ini berpengaruh pada postur tubuh belut.

Panen Budidaya Belut

Proses pemanenan belut sebenarnya tidak memiliki takaran dan masa panen, karena mau sekecil apapun belut tetap bisa dinikmati dan bergizi tinggi. Namun agar panen yang didapati dalam jumlah maksimal, maka bisa melakukan panen setelah 3 hingga 4 bulan masa pemeliharaan.

Anda bisa melakukan pemanenan secara harian atau tidak secara sekaligus dengan penangkapan manual. Hal itu karena kebanyakan masyarakat menyukai ukuran belut yang beragam, tidak selalu harus ukuran yang besar.

Proses panen dengan cara budidaya belut tanpa lumpur ini lebih mudah dan praktis daripada metode lainnya. Apabila menggunakan kolam bisa dilakukan dengan menguras kolam atau menjaring belut yang ada di kolam.

Nah itulah cara budidaya belut terbaik dan terlengkap. Bagiamana, berminatkah anda untum budidaya belut di rumah. Semoga artikel tentang cara budidaya belut dengan berbagai media ini bermanfaat dan bisa membantu anda dalam memulai bisnis yang menggiurkan ini. Terimakasih sudah mengunjungi website kami.

Budidaya Belut | oryza | 4.5
WhatsApp chat